Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Trump Tolak Tawaran Damai Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4723197/original/079083300_1705922196-fotor-ai-20240122181351.jpg)
Harga minyak dunia melonjak signifikan pada perdagangan Asia, Senin (28/9/2026), setelah Presiden AS Donald Trump menolak usulan damai dari Iran yang bertujuan membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri konflik di Timur Tengah. Minyak WTI naik 1,87% ke US$94,14 per barel, sementara Brent menguat 2,89% hingga US$107,34 per barel. Menurut sumber yang dikutip CNBC, Trump menolak proposal bersyarat Iran dan menyatakan bahwa serangan AS ke Iran diperkirakan akan berlanjut setelah pemilu midterm pada November mendatang. Ia secara langsung mengonfirmasi penolakan ini kepada wartawan.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi sebelumnya menawarkan untuk membuka Selat Hormuz dan memulai kembali perundingan nuklir dalam tujuh hari, dengan syarat penghentian apa yang disebut agresi AS, pencabutan blokade laut dan perang ekonomi, serta pelepasan aset Iran yang dibekukan. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menjelaskan rincian persyaratan tersebut di sela-sela Sidang Umum PBB di New York.
Sebelumnya, Trump pernah menyatakan bahwa konflik yang bermula sejak serangan udara AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari diperkirakan akan berakhir setelah pemilu midterm, diikuti dengan penurunan harga minyak. Pada hari yang sama, koalisi Arab Saudi di Yaman juga mengumumkan berhasil mencegat serangan proyektil Houthi yang didukung Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 08.32
Harga Minyak Menguat Setelah Trump Tolak Proposal Damai Iran
Detik.com · 28 September 2026 pukul 15.36
Tolak Tawaran Gencatan Senjata Iran, Trump Pilih Lanjut Negosiasi
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.56
Harga Minyak Dunia Melesat 1,27% usai Trump Tolak Proposal Damai Iran
Detik.com · 28 September 2026 pukul 08.01
Trump Tolak Tawaran Damai Iran, Harga Minyak Langsung Terbang
Berita terkait
Harga Minyak Naik Lebih dari 1%, Trump Tolak Proposal Iran Soal Selat Hormuz
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 08.00
Selama Trump & Netanyahu Masih Berkuasa, Iran tidak Akan Membuka Kembali Selat Hormuz
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 13.35
Trump Pastikan Peran Selat Hormuz akan Berkurang
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 10.15
Trump: Kampanye Militer AS terhadap Iran Tak Akan Lama, Tapi Siap Menyerang Kapan Pun Kami Mau!
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 09.01