Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Trump Ancam Balas Iran, Harga Minyak Naik Nyaris 8%

Harga minyak mentah dunia melonjak hampir 8% pada perdagangan Rabu (29/6/2026) setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan membalas Iran atas serangan rudal balistik Garda Revolusi Iran terhadap pasukan AS di Timur Tengah. Minyak mentah berjangka Brent naik 7,9% ke US$90,74 per barel, sementara West Texas Intermediate menguat 6,6% ke US$84,46 per barel. Trump berjanji akan membalas Iran "dengan keras" melalui wawancara di Fox News.

Komando Pusat AS menyatakan rudal Iran yang menargetkan pangkalan AS di Yordania berhasil dicegat. Namun, eskalasi ini mengakhiri sinyal perdamaian yang sempat terlihat di awal pekan ketika harga minyak sempat melandai. Kepala Strategi Komoditas RBC Capital Market, Helima Croft, menyuarakan keraguan terhadap terobosan diplomatik yang dapat menyelesaikan konflik.

Situasi makin tegang karena milisi pro-Iran di Irak menyerang fasilitas minyak di Arab Saudi, sementara Houthi di Yaman mengincar infrastruktur pipa ekspor minyak Saudi di Laut Merah. Iran dan Houthi berupaya menguasai Selat Hormuz dan Laut Merah selatan-dua jalur kritis distribusi minyak global. Iran juga dilaporkan berulang kali menyerang tanker minyak di Hormuz sepanjang bulan ini.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait