Trump Ancam Balas Iran, Harga Minyak Naik Nyaris 8%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah dunia melonjak hampir 8% pada perdagangan Rabu (29/6/2026) setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan membalas Iran atas serangan rudal balistik Garda Revolusi Iran terhadap pasukan AS di Timur Tengah. Minyak mentah berjangka Brent naik 7,9% ke US$90,74 per barel, sementara West Texas Intermediate menguat 6,6% ke US$84,46 per barel. Trump berjanji akan membalas Iran "dengan keras" melalui wawancara di Fox News.
Komando Pusat AS menyatakan rudal Iran yang menargetkan pangkalan AS di Yordania berhasil dicegat. Namun, eskalasi ini mengakhiri sinyal perdamaian yang sempat terlihat di awal pekan ketika harga minyak sempat melandai. Kepala Strategi Komoditas RBC Capital Market, Helima Croft, menyuarakan keraguan terhadap terobosan diplomatik yang dapat menyelesaikan konflik.
Situasi makin tegang karena milisi pro-Iran di Irak menyerang fasilitas minyak di Arab Saudi, sementara Houthi di Yaman mengincar infrastruktur pipa ekspor minyak Saudi di Laut Merah. Iran dan Houthi berupaya menguasai Selat Hormuz dan Laut Merah selatan-dua jalur kritis distribusi minyak global. Iran juga dilaporkan berulang kali menyerang tanker minyak di Hormuz sepanjang bulan ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 08.46
Trump Ancam Iran, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 7% Tembus USD90 per Barel
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 14.48
Iran Gempur Habis-habisan Pangkalan AS di Kuwait dalam Gelombang Serangan Balasan ke-27
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 09.22
Emosi Trump Meledak-ledak saat Para Pejabat AS Gagal Sepakat soal Strategi Perang Lawan Iran
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 07.58
Konflik Timur Tengah Meluas, Harga Minyak Dunia Justru Merosot Lebih 1%
Berita terkait
Donald Trump Batalkan Serangan ke Iran, Harga Minyak Anjlok 4,5%
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 07.45
Trump Sesumbar soal Hormuz, Parlemen Iran Ejek 'Sembunyi di Truk Makanan'
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 16.26
Ancaman Serangan Mengintai Kapal, Lalu Lintas di Selat Hormuz Hanya Belasan Persen
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 13.01
Harga Minyak Dunia Kembali Bergeliat, Brent Dekati US$88 per Barel
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 10.15