Konflik Timur Tengah Meluas, Harga Minyak Dunia Justru Merosot Lebih 1%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada perdagangan Kamis (31/7), harga minyak dunia justru melemah meski konflik di Timur Tengah semakin meluas. Harga minyak mentah Brent turun USD1,71 atau 1,88% ke USD89,03 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 87 sen atau 1,03% ke USD83,59 per barel, setelah sebelumnya sempat mencapai USD85,94 per barel. Pelaku pasar menganggap proposal Arab Saudi untuk membentuk koalisi pertahanan maritim multinasional mampu mengurangi kekhawatiran terhadap potensi gangguan pasokan minyak. Koalisi ini bertujuan memperkuat keamanan di Selat Bab el-Mandeb, Laut Merah, dan Teluk Aden, dan telah mendapat dukungan dari 14 negara termasuk Turki, Pakistan, Mesir, Sudan, dan Djibouti. Inisiatif ini muncul setelah kelompok Houthi yang didukung Iran mendeklarasikan blokade laut terhadap Arab Saudi pada pekan lalu, yang berpotensi mengganggu ekspor minyak melalui Laut Merah. Selain itu, Iran dan Oman kembali melanjutkan pembahasan mengenai pengelolaan Selat Hormuz. Ekonom Senior Capital Economics Hamad Hussain menilai dimulainya kembali dialog tersebut sebagai sinyal positif yang mengindikasikan peluang pembukaan kembali jalur pelayaran di salah satu rute energi terpenting dunia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 19.30
Arab Saudi Disebut Lagi Dilema, MBS Terjepit-Stabilitas Terancam
Liputan6.com · 1 Agustus 2026 pukul 11.00
Harga Minyak Dunia Melesat Usai Iran Serang Kapal Tanker
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 15.30
Arab Saudi Bentuk Aliansi Pertahanan Baru Berisi 14 Negara, Mau Apa?
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 14.25
Iran Cs Ancam Pelayaran, Arab Saudi Ajak Negara Islam Bentuk Koalisi Pertahanan
Berita terkait
Turun Lagi! Harga Minyak Dunia Tertekan Konflik dan Langkah Arab Saudi
JawaPos · 18 September 2026 pukul 08.30
Harga Minyak Dunia Tembus US$107 usai Arab Saudi Diserang Houthi
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 11.14
Melonjak 80 Persen, Ekspor Minyak Arab Saudi Capai Level Tertinggi Sejak Perang
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 17.40
Harga Minyak Turun 1% Usai Pasokan Arab Saudi Kembali Meningkat
kumparan · 23 September 2026 pukul 09.33