Jakarta · Sabtu, 29 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Trump Dapat Kendali 65 Miliar Barel Minyak Venezuela, Cadangan AS Berpotensi Melonjak

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pada 28 Agustus 2026 telah mencapai kesepakatan untuk mengamankan kendali mayoritas atas lebih dari 65 miliar barel cadangan minyak Venezuela. Trump menyebut kesepakatan ini sebagai "Kesepakatan Minyak Terbesar dalam Sejarah Dunia" dan menegaskan bahwa transaksi ini tidak membebani pembayar pajak AS. Kesepakatan ini dilakukan setelah serangan militer AS terhadap Venezuela pada Januari 2026 yang meliputi penangkapan presiden Nicolás Maduro dan istrinya Cilia Flores. Menurut Trump, para pejabat AS bekerja sama dengan pemerintah Venezuela dan perusahaan swasta untuk menyelesaikan kesepakatan ini. Trump berjanji bahwa kesepakatan ini akan memperkuat hubungan antara kedua negara dan berpotensi menurunkan harga bahan bakar di Amerika Serikat.

Pengumuman ini datang di tengah kenaikan harga energi yang signifikan di pasar global. Data Departemen Energi AS menunjukkan bahwa Cadangan Minyak Strategis (SPR) telah mencapai tingkat terendah sejak tahun 1980-an. Harga rata-rata bensin di AS mencapai US$ 4,09 per galon pada Jumat, naik 27% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 4% minggu ini meskipun masih naik lebih dari 24% sejak konflik dengan Iran dimulai. Konflik tersebut telah menghambat lalu lintas kapal di Selat Hormuz, dengan jumlah kapal yang melintasi jalur tersebut turun drastis dibandingkan tahun sebelumnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait