Trump Sebut Selat Hormuz Bakal Jadi Milik AS, Iran: Itu Kebohongan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Selat Hormuz akan segera menjadi milik AS setelah mengalahkan Iran. Klaim ini disampaikan saat peresmian Akademi Kepolisian Nassau County di New York pada 14 Agustus 2026. Trump menyebut Iran mengalami kekalahan parah dan menjanjikan deklarasi penguasaan wilayah tersebut setelah konflik berakhir.
Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran kritis global untuk perdagangan dan pasokan energi. Hubungan AS-Iran memburuk setelah negosiasi gencar senjata terhenti pada Juni 2026, terutama terkait jaminan keamanan dan kebebasan navigasi. Konflik memuncak dengan serangan saling antara kedua negara selama 8-24 Juli 2026.
Trump menegaskan blokade ketat di Selat Hormuz, menyatakan tidak ada kapal yang dapat melintasi tanpa izin AS. Data Kpler menunjukkan lalu lintas kapal menurun hanya 20% dibandingkan sebelum konflik, hanya 3.371 kapang yang melintasi pada 12 Agustus 2026. Iran membantah klaim penguasaan AS sebagai kebohongan dan rekayasa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 07.34
Klaim Kuasai Selat Hormuz, Trump Dinilai 'Babak Belur' Perang Lawan Iran
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 15.24
Trump disebut "bercanda" soal deklarasi Selat Hormuz jadi wilayah AS
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 09.46
Trump Klaim Bakal Kuasai Selat Hormuz, Iran Reaksi Keras: "Akan Tetap Milik Iran!"
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 05.27
Sesumbar Trump Dibalas Ejekan Iran 'Sembunyi di Truk Makanan'
Berita terkait
Dilema Trump Melawan Iran: Terjebak dalam Perang Tanpa Jalan Keluar yang Jelas
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 13.49
Iran Sebut Trump Delusi karena Ingin Deklarasikan Selat Hormuz Wilayah AS
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 07.29
Trump Tak Peduli Diteriaki Sana-sini, DPR AS Emosi-Iran Bantah Keras
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 21.21
Seruan Iran Agar AS Terima Kenyataan Kalah Perang
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.48