Trump Umumkan Operasi Ekonomi Besar-besaran Buat Kucilkan Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan operasi ekonomi besar-besaran untuk mengisolasi Iran, yang ia sebut sebagai "perang ekonomi dan isolasi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya". Pengumuman ini disampaikan di platform Truth Social pada Kamis, 20 Agustus, ketika konflik antara AS dan Iran memasuki bulan keenam tanpa jalan keluar diplomatik yang terlihat jelas. Operasi ini menyasar negara-negara yang membantu atau melakukan bisnis dengan Iran, dengan ancaman hukuman ekonomi "luar biasa berat" bagi mereka yang memungkinkan lembaga keuangan, perusahaan, bandara, atau entitas pemerintah memberikan bantuan kepada Iran. Trump tidak merinci sanksi spesifik yang akan diterapkan. Pengumuman ini datang hampir satu minggu setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan rencana Washington untuk memberlakukan isolasi ekonomi terhadap Iran. Meskipun serangan saling pihak masih terjadi, Iran tetap menerapkan blokade efektif terhadap pelayaran di Selat Hormuz setelah kesepakatan sementara AS-Iran untuk membuka kembali jalur strategis gagal. Pada Selasa, 19 Agustus, Trump menegaskan bahwa negosiasi telah dihentikan dan mengisyaratkan bahwa Selat Hormuz dapat menjadi "wilayah baru AS".
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 15.25
Iran Geram Trump Klaim Selat Hormuz Wilayah Baru AS: Delusional!
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 12.16
Trump Ancam Sanksi Ekonomi Berat bagi Negara yang Bantu Iran
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 11.15
Trump Luncurkan Perang Ekonomi Paling Menghancurkan, Ancam Negara Mana Pun yang Bantu Iran
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 10.02
Iran Labeli California 'Wilayah Baru' Usai Trump Klaim Selat Hormuz
Berita terkait
Trump Disebut 'Bercanda' Soal Klaim Selat Hormuz Jadi Wilayah AS, Benarkah?
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 18.58
Balasan Iran Soal Pernyataan Trump Segera Deklarasikan Selat Hormuz sebagai Wilayah AS
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 11.53
Trump Sebut Akan Klaim Selat Hormuz Jadi Wilayah AS Usai Kalahkan Iran
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 04.19
Trump Nyatakan Selat Hormuz Wilayah AS, Iran Balas Klaim California
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 08.30