TUGU Pimpin Konsorsium Asuransi Proyek Offshore Terbesar di Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia (TUGU) memimpin konsorsium asuransi untuk proyek gas Lapangan Abadi Blok Masela, salah satu proyek offshore terbesar di dunia. Nilai investasi proyek ini ditaksir mencapai US$20,9 miliar atau sekitar Rp355 triliun. Pemerintah telah meletakkan batu pertama proyek ini pada 16 Juli 2026, menandai tonggak penting setelah perjalanan hampir 30 tahun sejak kontrak awal ditandatangani pada 1998.
Tugas Tugu Insurance sebagai leader konsorsium adalah mengoordinasikan berbagai perusahaan asuransi dan reasuransi global guna memenuhi kebutuhan proteksi proyek. Kapasitas pasar asuransi offshore global saat ini hanya berkisar US$5 miliar hingga US$6 miliar, sehingga penggabungan kapasitas dari berbagai perusahaan dunia diperlukan untuk menutupi proyek berskala besar ini. Tugu juga harus memastikan terms and conditions yang sesuai dengan premi kompetitif.
Lapangan Abadi merupakan lapangan gas laut dalam dengan cadangan terbesar di Indonesia, terletak 160 kilometer lepas pantai Pulau Yamdena pada kedalaman 400-800 meter dengan kontrak PSC berlaku hingga 2055. Proyek ini diperkirakan mampu memproduksi 9,5 juta metrik ton LNG per tahun, gas pipa 150 juta kaki kubik per hari, dan kondensat 35.000 barel per hari. PT Pertamina Hulu Energi Masela dan PETRONAS Masela mengelola proyek ini setelah mengakuisisi 35% participating interest milik Shell.
Bagikan
Berita terkait
Tugu Insurance Pimpin Konsorsium Asuransi Blok Masela
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 01.54
MK Ubah Aturan Klaim, Industri Asuransi Harus Racik Produk dari Hulu ke Hilir
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 20.08
Putusan MK Bikin Perusahaan Asuransi Tinjau Isi Polis dan Syarat Klaim
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 12.08
BRI Life Raih 2 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 03.27