Utang Amerika Serikat Makin Bengkak, Warga Terancam Bayar Pinjaman Lebih Mahal
Liputan6.com± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/4856444/original/021606300_1717750001-20240512_102627.jpg)
Utang Amerika Serikat telah melampaui $39 triliun (Rp 694.356 triliun), berpotensi meningkatkan biaya pinjaman bagi rumah tangga dan bisnis, serta memberi tekanan pada program pensiun federal. Laporan Conference Board pada 18 Agustus 2026 menunjukkan utang AS mencapai US$116.000 per penduduk (Rp 20,65 miliar), dengan proyeksi mencapai 154% PDB pada 2036. Dalam skenario default selama satu minggu, biaya pinjaman usaha kecil bisa naik 21,6%, pinjaman mahasiswa 8,7%, dan perumahan 6,7%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 19.00
Utang AS Tembus 40 Triliun Dolar AS, Lebih dari Dua Kali Lipat sejak 2017
Berita terkait
OJK Ingatkan Persiapan Pensiun Sejak Hari Pertama Bekerja Termasuk Dana Pensiun
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 12.01
Tetangga RI Hadapi Bom Waktu, Warga Menua-Kematian Lampaui Kelahiran
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 19.10
Prabowo Tegas Tolak Tawaran Utang IMF: Indonesia Masih Bisa Tanpa Pinjaman
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 15.37
Utang Amerika Jebol Tembus Rp 710.900 Triliun, Kenapa?
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 16.30