OJK Ingatkan Persiapan Pensiun Sejak Hari Pertama Bekerja Termasuk Dana Pensiun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9357902/original/037810800_1790312477-IMG_7344.jpg)
Kementerian OJK, melalui Ketua Dewan Komisioner Friederica Widyasari Dewi, menyoroti pentingnya memperkuat persiapan pensiun sejak awal bekerja. Dengan 68,94% penduduk Indonesia berada pada usia produktif dan proporsi penduduk lanjut usia mencapai 11,97% (diproyeksikan 20,31% pada 2045), OJK meminta masyarakat mulai berinvestasi pada dana pensiun. Data OJK mencatat peserta dana pensiun meningkat dari 27,27 juta orang (2022) menjadi 30,67 juta orang (Juli 2026), namun masih jauh dari 150 juta angkatan kerja. Literasi dana pensiun mencapai 22,21% dengan inklusi hanya 5%, sementara replacement ratio Indonesia berada 15%-20% dibanding standar ILO 40%. OJK berupaya memanfaatkan jendela kesempatan demografi untuk membangun sistem pensiun yang luas dan memadai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 26 September 2026 pukul 03.00
OJK Sebut RI Masuk Aging Population, Dorong Perencanaan Pensiun Sejak Dini
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 15.47
Friderica Bilang Indonesia Memasuki Fase Populasi Menua
Detik.com · 25 September 2026 pukul 15.05
Peserta Dana Pensiun Naik, tapi Cakupannya Minim
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 21.57
OJK sebut inklusi dana pensiun baru capai 5,10 persen
Berita terkait
TASPEN Berpartisipasi dalam Indonesia Pension Fund Summit 2026, Perkuat Ekosistem Dana Pensiun Nasional
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 16.19
Tetangga RI Hadapi Bom Waktu, Warga Menua-Kematian Lampaui Kelahiran
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 19.10
Perkuat Hadapi Masa Pensiun dengan Pemberdayaan dan Edukasi
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 19.49
OJK Masukkan 16 Entitas dalam Pengawasan Khusus, Ada Asuransi hingga Dana Pensiun
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 20.50