UU Pemilu dalam Bidikan NasDem, Surya Paloh: Harus Diprioritaskan dibanding Undang-undang Lain
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Partai NasDem meminta revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu diprioritaskan di DPR. Ketua Umam NasDem, Surya Paloh, menyatakan aturan pemilu memiliki posisi strategis sebagai landasan penyelenggaraan pemilu yang menghasilkan dampak signifikan pada proses demokrasi Indonesia. Paloh meminta anggota dewan menilai kembali skala prioritas pembahasan undang-undang, tidak menolak nilai penting aturan lain namun menekankan urgensi revisi UU Pemilu. Di DPR, Komisi II telah memulai penyusunan naskah akademik dan draf awal Rancangan Undang-Undang Pemilu, dengan rencana pembentukan tahun ini. Para ketua umum partai politik koalisi pemerintah juga telah membahas perubahan aturan pemilu, termasuk isu besaran ambang batas parlemen dan waktu pembahasan RUU Pemilu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 19 September 2026 pukul 22.59
Surya Paloh Kukuh Ingin Ambang Batas 7%: Ikhlas Jika NasDem Tak Lolos
Detik.com · 19 September 2026 pukul 18.58
Bamsoet Sebut Threshold 5% Bisa Jadi Opsi Sederhanakan Parpol di DPR
kumparan · 20 September 2026 pukul 18.51
Golkar Dukung Usul Capres Didukung 2 Fraksi: Agar Capres Tak Terlalu Banyak
CNN Indonesia · 20 September 2026 pukul 17.25
Surya Paloh Usul Ambang Batas 7 Persen: NasDem Rela Tak Lolos Parlemen
Berita terkait
PDIP Soal Pernyataan Ketum NasDem: Terlalu Pagi untuk Direspons
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 05.00
Komisi II DPR Akan Bentuk Panja RUU Pemilu dalam 1-2 Pekan
kumparan · 17 September 2026 pukul 15.34
NasDem Ingin Kebut Revisi Aturan Pemilu, Surya Paloh: Tahun Ini Selesai, Jauh Lebih Baik
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 00.00
Wacana Parliamentary Threshold 5% Bikin Khawatir, Hensat Usul Gabungkan Suara Partai Tak Lolos
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 17.05