Video: Jurus MI Berburu Imbal Hasil Terbaik di Tengah Sentimen Negatif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Di tengah sentimen negatif dari perang Timur Tengah, penilaian MSCI, dan pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia, pasar keuangan Indonesia dinilai oleh CEO Pinnacle Investment, Guntur Putra, sudah sangat murah sehingga menarik investor untuk masuk kembali. Kebijakan pemerintah diharapkan dapat mendorong perekonomian guna memberikan keyakinan pelaku pasar. Penetapan outlook peringkat utang jangka panjang Indonesia di level stabil oleh S&P Global Ratings berpotensi menjadi katalis bagi aliran dana asing ke dalam negeri.
Meski ketidakpastian masih berlanjut, investor cenderung mengalihkan dana ke aset yang lebih aman seperti obligasi dan pasar uang dengan imbal hasil menarik. Diskusi dalam video tersebut membahas arah investasi di pasar keuangan saat gejolak pasar belum berakhir, dengan fokus pada strategi mencari imbal hasil terbaik di tengah kondisi tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 09.07
Harga Emas Antam 3 Agustus 2026 Melonjak Rp 7.000, Cek Rincian di Sini
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 07.34
Banjir Katalis Positif, Peluang Penguatan IHSG Menuju 6.400 Semakin Terbuka
Liputan6.com · 1 Agustus 2026 pukul 16.33
Investor Global Diam-Diam Lirik RI, James Riady Beberkan Alasannya
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 09.12
Mantap! IHSG Dibuka Menguat ke 6.213
Berita terkait
Ekonomi RI Tumbuh 5,29 Persen, Saatnya Investasi atau Tahan Dulu?
CNN Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 09.05
CEIC Sebut Sinyal Pelemahan Ekonomi Indonesia Menguat
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.21
Video: Agar Ekonomi Tumbuh Lebih Cepat, Pemerintah Harus Lakukan Ini
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 14.00
Investasi Minimal Rp 10 Miliar di IKN Bebas PPN-PPh 30 Tahun
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 15.39