Video: Mau Beli Mobil Listrik, Ini Yang Jadi Pertimbangan Orang RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Minat masyarakat Indonesia terhadap mobil listrik (EV) terdidas oleh transisi energi dan upaya mengurangi emisi karbon. CEO Vinfast Southeast Asia, Antonio Zara, menyatakan faktor penentu adopsi EV meliputi ketersediaan alat pengisian daya di rumah, akses Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKL), serta kemudahan akses terhadap kendaraan dan garansi baterai. Sementara itu, pengamat otomotif Bebin Djuana menilai persoalan baterai sebagai pertimbangan utama konsumen, mencakup harga, teknologi, masa pakai, serta garansi. Kedua pihak menekankan peran stimulus dan insentif pajak serta strategi pemasaran produsen dalam mempercepat adopsi EV di Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 08.00
LFP Makin Dominan, IBC: Nikel Belum Tamat di Industri Baterai
Berita terkait
Pemerintahan Trump kecam Ford atas kerja sama bisnis dengan China
ANTARA News · 12 September 2026 pukul 06.59
Antam Siapkan Belanja Modal Rp6 Triliun di 2026 untuk Emas dan EV
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 22.26
Peta TKDN Mobil Listrik: Target 80%-Tak Cuma Baterai Buatan RI
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 17.10
Kemenperin Bidik TKDN Mobil Listrik 80 Persen, Industri Baterai Ikut Digenjot
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 14.30