Jakarta · Sabtu, 15 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Video: Transaksi Bursa Berjangka Diramal Masih Bisa Naik 60% di 2026

Direktur Utama Valbury Asia Futures, Nino J. Limantara, memperkirakan transaksi bursa berjangka masih berpotensi naik 40%-60% hingga akhir 2026, meski volatilitas pasar akan tetap tinggi. Pada semester I-2025, ketidakpastian pasar didorong oleh ketegangan geopolitik global, sementara pada akhir 2026, faktor utama beralih ke suku bunga, inflasi, dan perlambatan ekonomi global. Sentimen suku bunga The Fed akan memengaruhi harga emas; jika suku bunga ditahan, harga emas cenderung naik. Di pasar bursa berjangka, transaksi emas dan forex masih mendominasi aktivitas perdagangan. Trader dapat memanfaatkan kondisi volatilitas tinggi untuk meraih profit baik saat harga naik maupun turun. Limantara menekankan bahwa peluang masih terbuka meski kondisi pasar menjadi tidak menentu.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait