Harga Emas Hari Ini Lesu Setelah Rilis Data Ekonomi AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309011/original/063278500_1785214678-ChatGPT_Image_Jul_28__2026__07_13_04_AM.jpg)
Harga emas melemah pada perdagangan Kamis, 24 September 2026 setelah rilis data ekonomi AS yang kuat. Data tenaga kerja AS menunjukkan klaim pengangguran turun ke 197.000, lebih rendah dari perkiraan pasar sebesar 201.000. Sementara itu, composite PMI AS naik ke 58,4 poin, level tertinggi sejak Juli 2021, sementara indeks biaya input PMI mencapai 66,4 poin, level tertinggi sejak Oktober 2022. Data yang lebih kuat dari perkiraan memperkuat ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga, yang mendorong kenaikan imbal hasil obligasi dan nilai tukar dolar AS. Imbal hasil Treasury 10 tahun naik ke 5,106%, level tertinggi sejak 2007, sementara probabilitas kenaikan suku bunga pada Oktober mencapai 70,9%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 09.22
Breaking! Rupiah Melemah 0,59%, Dolar AS Tembus Rp17.900
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 08.30
Suku Bunga AS Berpotensi Naik Lagi, Bos BI Beber Dampaknya
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 10.26
Rupiah menguat seiring potensi BI tahan suku bunga
Berita terkait
Harga Emas Dunia Turun di Bawah US$ 4.300, Pasar Antisipasi Bunga The Fed
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 07.20
Harga Emas Dunia Jatuh Tertekan Kenaikan Suku Bunga The Fed
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 06.20
Top 3: Harga Emas Tergelincir
Liputan6.com · 12 September 2026 pukul 06.30
Harga Emas Dunia Anjlok 3%, Pasar Makin Yakin The Fed Naikkan Suku Bunga
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 07.20