Waka MPR Dorong Transformasi BUMN Jadi Agen Perubahan dan Keadilan Sosial
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menyoroti perlu transformasi BUMN dari sekadar fokus pada nilai pemegang saham (shareholder value) menuju stakeholder value yang mencakup masyarakat luas. Ia menekankan bahwa keberhasilan BUMN tidak hanya dilihat dari peningkatan nilai perusahaan, saham, dan dividen, tetapi juga kontribusi nyata dalam penyelesaian persoalan sosial, penciptaan lapangan kerja, dan pelestarian lingkungan. Eddy menjelaskan bahwa konsep Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) telah berkembang menjadi bagian integral strategi bisnis berorientasi keberlanjutan, bukan sekadar aktivitas filantropi. Dengan paradigma baru yang mempertimbangkan faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), investor kini menganggap carbon footprint, efisiensi energi, dan kinerja lingkungan sebagai penentu nilai perusahaan. Implementasi TJSL yang terintegrasi dengan strategi ESG diharapkan mampu menghasilkan manfaat ekonomi sekaligus dampak sosial dan lingkungan berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 12.40
Bos Danantara Bocorkan Soal Streamlining BUMN, 652 Perusahaan Dihapus
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 19.37
34 Entitas Bisnis Telkom Dipangkas, Jadi Holding Strategis pada 2027
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 20.21
Bank Mandiri Konsisten Perluas Manfaat Lewat Program Sosial Lingkungan
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 11.40
Bos Danantara: 652 Perusahaan BUMN Akan Hilang
Berita terkait
Penataan BUMN Bergulir, Pemerintah Dorong Korporasi Negara Makin Produktif
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 15.00
Akademisi Dukung Rencana Presiden Prabowo Beri Bintang Kehormatan untuk Pimpinan Danantara
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 07.49
Prabowo Puas dengan Kinerja Danantara dan Transformasi BUMN
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 19.01
290 BUMN Ditutup!
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 18.26