Wall Street Ambruk, Jurus Menkeu AS Redam Utang Gagal Total?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wall Street ambruk pada 20 Agustus 2026 setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent menggelontorkan jurus buyback obligasi pemerintah untuk meredam lonjakan yield Treasury. Langkah ini hanya efek sementara, yield obligasi 10 tahun naik ke 4,697%, dekat level tertinggi. Tekanan pasar obligasi menyebar ke saham, dipicu laporan kelemahan penjualan Walmart dalam enam tahun terakhir. Walmart turun 9,2%, menarik turunan Dow Jones -1,3%, Nasdaq -1%, dan S&P 500 -0,9%. Saham teknologi seperti Nvidia dan SpaceX juga tertekan karena bergantung pada utang untuk ekspansi AI. Harga bahan bakar menjadi pencetus utama, dengan estimasi rogi tambahan US$88 miliar pada 2026 akibat Perang Iran. Namun, data Bank of America menunjukkan belanja diskresioner kelompok berpendapatan menengah-bawah melesat pada Juli 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 06.00
Wall Street Melemah, Tertekan Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 07.45
Tekanan Obligasi Mereda, Pasar Global Menguat di Tengah Utang AS 40 Triliun Dolar
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 22.14
Krisis Timur Tengah, Biaya Utang Negara Maju Tembus Level Tertinggi sejak Krisis 2008
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 06.03
Wall Street Menguat Ditopang Saham Sektor Kesehatan
Berita terkait
Wall Street Ambruk, JurusMenkeu AS Redam Utang Gagal Total?
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 14.55
3 Faktor Ini Jadi Pemicu Imbal Hasil Obligasi Global Meningkat
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 19.00
Kospi Anjlok Hampir 5 Persen, Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi AS
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 11.30
Wall Street Melemah Tiga Hari, Bursa Asia Ikut Turun
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 10.45