Wall Street Menguat, Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite Cetak Rekor Baru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wall Street ditutup menguat pada Selasa (6/10), dengan S&P 500 dan Nasdaq Composite mencatat rekor penutupan tertinggi. Dow Jones naik 253,14 poin (0,49%) ke 51.521,04, S&P 500 menguat 45 poin (0,58%) ke 7.818,95, dan Nasdaq Composite naik 122,48 poin (0,45%) ke 27.599,79. Penguatan pasar didorong oleh penurunan imbal hasil Treasury dan stabilnya harga minyak mentah. Enam dari tujuh saham teknologi Magnificent Seven mengalami kenaikan, sementara saham kecil dan semikonduktor Philadelphia juga menguat. Di sisi lain, data ekonomi AS menunjukkan impor barang modal naik 4,4% pada Agustus, dengan defisit perdagangan membesar 13,7% hingga mencapai rekor tertinggi. Impor AS tumbuh 4,3% secara bulanan dan 28,4% secara tahunan, berpotensi menambah tekanan inflasi. Ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed turun menjadi 19,4% dari 50,9% sepekan sebelumnya. G7 sepakati pelepasan cadangan minyak dan diesel, membantu menstabilkan harga minyak WTI dan Brent. Di NYSE, saham naik 1,93 kali lipat saham turun, dengan 258 saham mencatat rekor tertinggi. Nasdaq mencatat 2.394 saham naik vs 2.378 turun. Volume perdagangan mencapai 16,50 miliar saham, di bawah rata-rata 17,51 miliar.
Bagikan
Berita terkait
Wall Street Bervariasi, Nasdaq Naik 0,24 Persen di Tengah Data Inflasi
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 06.16
Wall Street Ditutup Melemah, Dipengaruhi Potensi The Fed Naikkan Suku Bunga
kumparan · 7 September 2026 pukul 05.59
Wall Street Menguat, Nasdaq Cetak Rekor Ditopang Nvidia dan Microsoft
kumparan · 6 Oktober 2026 pukul 06.30
Breaking! Rupiah Menguat 0,53%, Dolar AS Turun ke Rp17.865
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 11.17