Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Wamen ESDM Ungkap Dampak Besar APBN Jika RI Tak Beralih ke EBT

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyatakan keterlambatan transisi energi ke bioenergi, elektrik, dan terbarukan (EBT) akan memicu masalah besar pada APBN. Ketergantungan pada energi fosil yang harganya fluktuatif dan berbiaya tinggi akan terus membebani fiskal negara. Dampaknya, subsidi dan kompensasi energi yang saat ini mencapai Rp400 triliun bisa melonjak menjadi Rp700-900 triliun, menuntut tambahan pembiayaan utang atau efisiensi ketat di sektor lain. Untuk mengatasi ini, perlu mempercepat penggunaan EBT.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait