Warga RI Kemalingan Uang Rp 9,1 Triliun, Setiap Hari 1.000 Melapor
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia mengalami darurat kejahatan digital dengan total kerugian masyarakat mencapai Rp 9,1 triliun akibat berbagai modus penipuan online (scam). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui platform Indonesia Anti Scam Center (IASC) mencatat 432.637 pengaduan per 14 Januari 2026, dengan volume laporan mencapai 1.000 kasus per hari. Angka ini 3 hingga 4 kali lipat lebih tinggi dibandingkan negara tetangga.
Pulau Jawa menjadi wilayah dengan laporan terbanyak, yakni lebih dari 303.000 pengaduan, diikuti Sumatra. Dari total kerugian tersebut, IASC baru berhasil menyelamatkan dana sebesar Rp 432 miliar. Saat ini, OJK tengah memperkuat kerja sama lintas regulator, perbankan, dan platform digital untuk mempercepat pemblokiran rekening penipuan guna menekan kerugian lebih lanjut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 15.07
Saat Bahas Bursa Mineral dan Komoditas, Prabowo: 'Emak-emak' yang Kuasai Ekonomi Kita
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 19.48
OJK Kejar Aturan Bursa Mineral, Ditargetkan Rampung 17 September 2026
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 18.48
Prabowo Targetkan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Beroperasi 1 Januari 2027
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.20
Prabowo Bentuk Bursa Mineral dan Komoditas, Beroperasi 1 Januari 2027
Berita terkait
Prabowo Sebut RI akan Punya Bursa Mineral dan Komoditas 1 Januari 2027
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.17
Bos OJK Ungkap Pertumbuhan Kredit Bank Lampaui DPK
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.00
Modus Penipuan Arisan Online hingga Korban Kehilangan Rp 71 Miliar
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 05.05
OJK Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp1.948 T per Juni 2026
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 14.07