AS-Jepang Dilaporkan Intervensi Yen, Pertama dalam 30 Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amerika Serikat dan Jepang dilaporkan melakukan intervensi bersama di pasar valuta asing untuk menopang nilai tukar yen yang merosot ke level terlemah dalam hampir empat dekade. Menurut laporan Financial Times, Federal Reserve Bank of New York menjual euro untuk membeli yen atas nama Departemen Keuangan AS melalui Goldman Sachs dan Morgan Stanley. Langkah ini menjadi aksi terkoordinasi pertama kedua negara sejak krisis keuangan Asia 1998.
Intervensi dilaporkan dilakukan setelah yen jatuh hingga 163,24 per dolar AS pada bulan lalu, level terendah sejak 1986. Pelemahan yen dipicu selisih suku bunga lebar antara Jepang dan AS, kenaikan harga minyak, serta arus modal keluar dari Jepang melalui strategi carry trade. Nilai intervensi Jepang diperkirakan mencapai 6-7 triliun yen atau sekitar US$52,8 miliar. Hingga kini, otoritas Jepang maupun AS belum memberikan konfirmasi resmi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 12.20
AS-Jepang Bersatu Selamatkan Yen dari Jurang Maut, Intervensi Dimulai
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 11.43
Trump Bantu Jepang Selamatkan Yen, Apa Untungnya buat AS?
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 11.32
Yen Tiba-Tiba Melonjak, Pasar Bersiap Hadapi Intervensi Lanjutan
Berita terkait
AS Borong Yen Jepang untuk Pertama Kali dalam Satu Dekade, Ada Apa?
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 15.36
AS Turun Tangan Selamatkan Yen Jepang, Ada Ancaman Besar Apa?
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 15.40
Trump Turun Tangan Bantu Jepang Kerek Yen Lawan Dolar AS
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 14.36
Rupiah Dibuka Perkasa, Dolar AS Turun ke Rp17.950
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 09.04