Zulhas Sebut Program PSEL Baru Sasar 22 Persen Masalah Sampah RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) baru menyasar 22 persen penanganan sampah nasional. PSEL merupakan bagian dari pendekatan terintegrasi yang juga mencakup teknologi pirolisis, Refuse Derived Fuel (RDF), dan gerakan pemilahan sampah dari sumber. Dalam acara peresmian PSEL Kota Bekasi di Bantar Gebang, Zulhas menyampaikan optimisme bahwa kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dapat menyelesaikan 75 persen masalah sampah di Indonesia pada 2029. Proyek bernilai investasi Rp3 triliun ini dimulai melalui Power Purchase Agreement (PPA) antara konsorsium pengembang dan PT PLN (Persero).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 26 Agustus 2026 pukul 14.15
Danantara Resmikan Proyek PSEL Rp 3 Triliun di Bekasi, Solusi Atasi Darurat Sampah
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 08.20
Atasi Darurat Sampah, Peresmian Pembangunan PSEL Bekasi Digelar Rabu
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 17.15
Kebut 70% Sampah Tuntas, Zulhas Bakal Groundbreaking TPSEL di Bekasi
JawaPos · 26 Agustus 2026 pukul 14.45
Perizinan PSEL Dipangkas, Pemerintah Targetkan Pembangunan 15 Proyek Sampah Jadi Listrik
Berita terkait
Timbunan Sampah Diprediksi 146.780 Ton per Hari, Zulhas: Bisa Kita Selesaikan
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 13.19
Proyek Sampah Jadi Listrik Ini Bisa Terangi 55.000 Rumah Warga Bekasi
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 12.55
Zulhas Dorong Percepat Pengolahan Sampah Jadi Listrik di 40 Kota
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 16.52
Danantara Bakal Bangun PSEL Rp3 T, Tuntaskan Polemik Sampah DIY
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 04.45