Pemalsuan Beras Fortifikasi: 25 dari 27 Merek Tidak Memenuhi Standar Gizi
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Kementerian Pertanian melakukan uji laboratorium pada 27 merek beras fortifikasi, menemukan 25 merek tidak memenuhi standar kandungan gizi sesuai label kemasan. Produk bermasalah dijual dengan harga Rp25.000 hingga Rp57.000 per kilogram, jauh di atas harga acuan pemerintah sebesar Rp13.500 per kilogram, dengan estimasi kerugian konsumen mencapai Rp89 triliun. Pemerintah telah berkoordinasi dengan Bareskrim Polri dan Satgas Pangan untuk menindaklanjuti temuan ini. Penelitian rantai distribusi dilakukan dengan target penetapan tersangka dalam satu hingga dua bulan ke depan. Selain itu, pemerintah akan mencabut izin edar 25 merek bermasalah dan menarik produk tersebut dari peredaran.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
ANTARA News
Mentan pastikan pelaku pemalsuan beras fortifikasi diproses hukum
17 September 2026 pukul 12.30 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
Kasus Beras Fortifikasi Masuk Ranah Hukum, 25 Merek Bakal Ditarik dari Peredaran
17 September 2026 pukul 14.34 · Baca aslinya ↗
Media Indonesia
Mentan Amran Sebut Pelaku Beras Fortifikasi Palsu akan Menyusul 102 Tersangka Mafia Pangan
17 September 2026 pukul 17.29 · Baca aslinya ↗