Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

AI dan Transaksi Digital Dorong Infrastruktur Data dan Keamanan Siber di Indonesia

Volume transaksi pembayaran digital di Indonesia mencapai 5,5 miliar transaksi pada Juli 2026, naik 28,69% secara tahunan, menurut Bank Indonesia. Pertumbuhan ini mendorong kebutuhan akan infrastruktur data yang andal dan sistem keamanan siber yang kuat, terutama di sektor perbankan yang semakin terdigitalisasi. Pemerintah juga sedang menyiapkan regulasasi AI nasional melalui Rancangan Peraturan Presiden tentang Roadmap AI 2026–2029 dan AI Ethics.

Hitachi Vantara meluncurkan Virtual Storage Platform One (VSP One) Block High End di Indonesia, platform penyimpanan all-flash NVMe yang mampu menangani beban data hingga 50 juta IOPS. Platform ini dirancang untuk mendukung database, sistem transaksi, analitik real-time, dan beban kerja AI, dilengkapi dengan akselerasi kompresi berbasis hardware, adaptive data reduction, immutable snapshots, dan pemulihan otomatis. Integrasi dengan Ransomware Detection berbasis CyberSense memungkinkan deteksi anomali menggunakan AI.

Ming Sunadi, Country Managing Director Hitachi Vantara Indonesia, menekankan bahwa ancaman siber seperti ransomware semakin canggih karena penggunaan AI oleh hacker. Proyeksinya menunjukkan tren AI akan berlanjut hingga akhir 2027 dengan potensi slowdown pada 2028. Untuk menghadapi risiko ini, infrastruktur pemulihan data cepat diperlukan, sekaligus penerapan AI dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kepatuhan, keamanan, dan regulasi.

Menurut tiap media