Bahlil Ajak Investor Bangun Data Center di Indonesia dengan Energi Terbarukan
Rangkuman gabungan dari 5 media · disusun dengan AI
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengajak investor membangun data center di Indonesia lewat energi terbarukan dan luas wilayah kepulauan. Ia menekankan potensi PLTA Papua (23 GW) dan Kalimantan (12 GW) serta sumber energi seperti surya, air, dan panas bumi. Namun, Warta Ekonomi menyebut angka 35 GW tersebut masih berupa potensi, belum tersedia secara fisik. Saat ini, kapasitas data center nasional mencapai 637,24 MW dengan target 1,65 GW akhir tahun (CNN Indonesia). Pemerintah juga menyatakan rencana pemangkasan regulasi PLTS 100 GW, dengan 5,5 GW telah diluncurkan dan harapannya mencapai 25-30 GW dalam tiga tahun (Liputan6.com). Investasi yang diproyeksikan Rp 1,130 triliun mendukung RUPTL 2025-2034 yang menargetkan tambahan 69,5 GW dengan 70% energi baru terbarukan, serta komitmen net zero 2050-2060.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Bahlil Rayu Investor Bangun Data Center di RI: Pulau Kami Masih Terlalu Banyak
22 September 2026 pukul 16.50 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Bahlil Tawarkan Lahan dan Energi RI untuk Data Center: 'Pulau Kami Masih Terlalu Banyak'
22 September 2026 pukul 19.11 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Bahlil Ajak Investor Bangun Data Center di RI: Pulau Kami Banyak
22 September 2026 pukul 21.00 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
Bahlil Mau Pangkas Regulasi Pengadaan PLTS 100 GW
22 September 2026 pukul 21.15 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Listrik Berlimpah, Bahlil Ajak Investor Bangun Data Center di RI
23 September 2026 pukul 09.20 · Baca aslinya ↗