Bahlil Mau Pangkas Regulasi Pengadaan PLTS 100 GW
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9314374/original/059426500_1785744584-email-attachment_2026_08_03_ariefhakim-at-klyid_harga-pertamax-turun-ikut-harga-minyak-dunia-bahlil-pastikan-bbm-subsidi-tetap_1000396568.jpg)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan rencana pemangkasan regulasi dalam proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 100 gigawatt (GW) yang akan dikerjakan dalam tiga tahun. Dalam acara Electricity Connect 2026 di ICE BSD, Tangerang, Bahlil menyatakan bahwa pemerintah sudah meluncurkan sekitar 5,5 GW tahap pertama, dengan rencana pengembangan mencapai 25 hingga 30 GW. Untuk mempercepat proses, Bahlil menekankan agar mitra yang dinilai kompeten dapat ditunjuk secara langsung tanpa melalui proses tender yang panjang, asalkan penawarannya menguntungkan dan berkarakter win-win.
Bahlil juga menekankan pentingnya penggunaan bahan baku dari dalam negeri dalam pengembangan PLTS 100 GW, meskipun terbuka untuk impor jika kebutuhan dalam negeri tidak mencukupi. Ia menegaskan komitmen agar proyek ketahanan energi nasional tidak bergantung pada produk impor yang dapat merusak industri lokal.
Proyek PLTS 100 GW ini diperkirakan membutuhkan investasi sebesar Rp 1.130 triliun, sebagaimana disampaikan oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Danantara siap mendukung pembiayaan dan percepatan transisi energi terbarukan, termasuk pengembangan infrastruktur jaringan listrik (grid) dan transmisi khusus untuk mengakomodir energi hijau. Infrastruktur modern ini dianggap penting mengingat sifat energi terbarukan yang intermiten, sehingga diperlukan juga penguatan ekosistem industri pendukung seperti manufaktur kabel, inverter, dan solar PV.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 22 September 2026 pukul 16.50
Bahlil Rayu Investor Bangun Data Center di RI: Pulau Kami Masih Terlalu Banyak
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 19.11
Bahlil Tawarkan Lahan dan Energi RI untuk Data Center: 'Pulau Kami Masih Terlalu Banyak'
kumparan · 22 September 2026 pukul 17.36
Demi Kejar PLTS 100 GW, Bahlil Bakal Pangkas Birokrasi Proses Tender
kumparan · 22 September 2026 pukul 13.42
Produksi Migas Medco Capai 170 Ribu Barel per Hari pada Semester I 2026
Berita terkait
Pertamina NRE Siap Garap PLTS 100 GW, Minta Dukungan Regulasi
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 16.51
Bahlil Integrasikan PLTS 100 GW dengan Program Listrik Masuk Desa
JawaPos · 25 Agustus 2026 pukul 18.45
Geothermal RI Terbesar di Dunia, tapi Implementasi di Bawah AS
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 20.09
Medco Energi Kantongi Laba Bersih US$275 Juta di Semester I 2026
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 10.30