Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,45%-5,61% Semester I 2026, Investasi Rp1,010 Triliun

Perekonomian Indonesia mencatat pertumbuhan 5,61% pada kuartal I-2026 dan 5,45% pada semester I-2026, menjadi capaian tertinggi dalam 13 tahun terakhir. Investasi semester I mencapai Rp1.010,6 triliun (Detik.com) atau Rp1,010 triliun (Media Indonesia), menyerap 1,45 juta (Detik.com) atau 1,4 juta (Media Indonesia) tenaga kerja langsung. Swasembada komoditas pangan seperti beras, jagung, dan daging ayam mendukung stabilitas harga. Cadangan Beras Pemerintah mencapai 5,25 juta ton (Media Indonesia) atau lebih dari 5 juta ton (Detik.com). Strategi kedaulatan produktif meliputi deregulasi pupuk, implementasi B50, dan hilirisasi mineral. Tingkat kemiskinan turun menjadi 8,07% per Maret 2026, namun kemiskinan perdesaan tetap 10,67% dengan rasio Gini 0,368. Target pertumbuhan 2026 adalah 6%, didukung investasi dan program seperti Danantara Sumberdaya Indonesia. Namun, kapasitas fiskal tergantung pada penerimaan negara dan beban utang, sementara penyerapan CPO domestik berpotensi mengurangi ekspor.

Menurut tiap media