Jakarta · Minggu, 27 September 2026Cari
WargaKonoha

Gunung Anak Krakatau dan Semeru-Ibu Erupsi, Dua Pulau Baru Terbentuk

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembangkan aktivitas erupsinya, menciptakan dua pulau baru di sektor barat laut (760 meter dari pesisir) dan tenggara (495 meter dari pesisir) setelah erupsi intens pada 4-6 September 2026 yang berlangsung 25 jam. Badan Geologi memastikan kedua pulau ini bukan gunung api baru, melainkan akumulasi material vulkanik seperti abu, batuan, dan lava yang mengendap di dasar laut dangkal kaldera Krakatau. Sejumlah pakar menegaskan bahwa proses ini dipengaruhi faktor geologis dan oseanografis Selat Sunda, dan membutuhkan penelitian lapangan lebih lanjut untuk memastikan struktur dan komposisi material penyusun daratan tersebut.

Sementara itu, dua gunung api lain di Indonesia yakni Gunung Semeru di Jawa Timur dan Gunung Ibu di Maluku Utara erupsi pada hari yang sama, Jumat 25 September 2026. Semeru erupsi pukul 06.56 WIB dengan kolom abu mencapai 700 meter, amplitudo seismograf 22 mm, dan durasi 125 detik. Ibu erupsi pukul 11.48 WIT dengan kolom abu 400 meter, amplitudo 28 mm, dan durasi 66 detik. Kedua erupsi ini terjadi pada waktu dan lokasi berbeda namun pada hari yang sama, dan masyarakat di sekitar kawasan kedua gunung api dianjurkan untuk mematuhi perintah resmi pihak berwenang.

Pada hari Minggu berikutnya, Gunung Semeru kembali erupsi pukul 05.55 WIB dengan kolom abu mencapai 1.300 meter di atas puncak Mahameru (4.976 mdpl). Pada hari yang sama, tercatat empat erupsi Semeru dengan tinggi antara 500 meter hingga 1,3 kilometer di atas puncak. Petugas memasang Status Level III (Siaga) dan melarang aktivitas di sektor tenggara Besuk Kobokan 13 km dari puncak, 500 meter dari tepi sungai, serta radius 5 km dari puncak akibat risiko lontar batu, lahar, dan awan panas.

Menurut tiap media