Keracunan MBG Berulang di Berbagai Daerah, Korban Meningkat hingga 401 Orang
Rangkuman gabungan dari 5 media · disusun dengan AI
Keracunan massal pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) tercatat di beberapa daerah, termasuk Pati, Lombok Tengah, Bogor, Sidoarjo, serta Ketapang, Bantul, dan Sleman. Jumlah korban berbeda antar media: Detik.com mencatat 401 siswa (dari 259 awal) di Pati, JawaPos 352 di Lombok Tengah, sementara Warta Ekonomi menyebut laporan di Bogor dan wilayah lain sebagai kejadian luar biasa. Dari total korban, 48 orang menjalani rawat inap dan 319 rawat jalan, semuanya dalam kondisi membaik. BGN memeriksa 172 dapur di Pati serta menyusutkan 1.653 sekolah dari penerima MBG, sekaligus membentuk unit pemulihan korban. IDAI usulkan MBG dimasak di kantin sekolah, sementara KPAI mendesak transparansi anggaran. Polisi di Pati mengambil sampel makanan dan sisa muntahan untuk uji laboratorium, belum ada tersangka. Khaeruddin yayasan yang suplai MBG di Lombok Tengah klaim proses sesuai SOP, namun menyebut keterlambatannya dan kebiasaan siswa tidak sarapan sebagai faktor pendukung. Pakar hukum Trisakti mendorong sanksi pidana bagi yang lalai keamanan pangan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Keracunan MBG Berulang, Pakar Hukum: Tak Cukup Cuma Minta Maaf, Harus Ada Sanksi Pidana
11 September 2026 pukul 04.11 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Ada Keracunan Massal, BGN Periksa 172 Dapur MBG di Pati
11 September 2026 pukul 11.50 · Baca aslinya ↗
Media Indonesia
IDAI Usul Makan Bergizi Gratis Dimasak di Kantin Sekolah untuk Cegah Keracunan
11 September 2026 pukul 19.40 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Polisi Periksa SPPG Buntut Ratusan Siswa di Pati Diduga Keracunan MBG
12 September 2026 pukul 08.24 · Baca aslinya ↗
JawaPos
Ratusan Siswa di Lombok Tengah Keracunan MBG, Pihak Yayasan Klaim Sudah Sesuai SOP
12 September 2026 pukul 11.45 · Baca aslinya ↗