Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Penjambret WNA India di Menteng dan WNA Rusak Pub di Bali

Polisi menangkap Nico Januarkardo (NJ), wanita asal India yang diduga menjadi pelaku penjambretan terhadap seorang wanita di Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat. NJ ditangkap pada Minggu (6 September 2026) pukul 01.30 WIB berdasarkan petunjuk di lapangan dan rekaman CCTV oleh tim gabungan Reskrim Polrestro Jakarta Pusat dan Resmob Polsek Menteng. Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Sang Ngurah Wiratama, NJ berperan sebagai pembantu atau joki, sementara pelaku utama yang inisialnya RK bertanggung jawab langsung merampas ponsel korban. NJ diketahui merupakan residivis yang sebelumnya pernah terlibat dalam kasus serupa di beberapa lokasi, termasuk Polsek Senen.

Polres Metro Jakarta Pusat sedang mengejar tiga orang tersangka penjambretan terhadap seorang warga negara asing (WNA) asal India di Jalan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (6/9). Salah satu tersangka, yang diidentifikasi dengan inisial RK, diduga bertindak sebagai eksekutor yang merampas telepon seluler milik korban. Ia didampingi oleh NJ, yang sudah ditangkap dan diketahui sebagai residivis kasus penjambretan serupa. NJ sebelumnya juga terlibat dalam penjambretan anggota TNI di kawasan Monas dan Jalan Sudirman. Polisi masih menyelidiki kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dan mencari informasi tentang korban lain yang mungkin pernah diserang oleh jaringan ini. Para pelaku diancam dengan Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP mengenai pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara.

Di Bali, seorang WNA di Kuta Selatan pada Selasa (8/9/2026) pukul 13.20 WITA melempar gelas ke taman Youtopia Bali Smoothie, kemudian pukul 13.25 WITA berseru kasar di trotoar depan Gabet's Pub Restaurant and Karaoke. Ia melempar batu ke papan reklame berkaca di depan pub, mengakibatkan pecahnya kaca. Pengunjung kehilangan ketenangan. Pelaku melarikan diri dengan sepeda motor Yamaha XMAX hitam. Saksi menyebut WNA menitipkan minuman, mengambilnya setelah tiga menit menelepon, lalu melempar minuman itu sebelum aksi selanjutnya. Polresta Denpasar masih mencari identitas pelaku.

Menurut tiap media