Jakarta · Selasa, 15 September 2026Cari
WargaKonoha

Presiden Iran Beri Pernyataan di KTT BRICS tentang Konflik dengan AS-Israel

Presiden Iran Masoud Pezeshkian dalam pidato di New Delhi pada KTT BRICS menyatakan Iran tidak akan menyerah kepada AS, mengutamakan kebenaran dan keadilan setelah berhasil melawan agresi AS dan Israel. Ia menekankan Timur Tengah tidak memerlukan AS sebagai 'polisi kawasan' dan menyatakan perdamaian tetap menjadi prioritas Iran. Pezeshkian juga bertemu Perdana Menteri India Narendra Modi serta PM Malaysia, sekaligus memberikan tujuh syarat kepada AS untuk membuka kembali Selat Hormuz. Konflik yang dimulai 28 Februari 2026 menyebabkan penutupan Selat Hormuz dengan sistem izin dan pembayaran transit, perang bersenjata dengan AS, serta penurunan drastis volume pengiriman minyak. Harga minyak naik di atas US$100 per barel, dan 10 pelaut India menewaskan pada Juli 2026. Di sisi lain, Iran dan UAE sepakat memperbaiki hubungan diplomatik pasca-konflik, sementara BRICS menyusun Deklarasi New Delhi yang menyerukan pengendalian diri maksimal serta mengecam serangan terhadap fasilitas nuklir dan sanksi sepihak tanpa mandat PBB.

Menurut tiap media