Iran dan UEA Sepakat Buka Lembaran Baru usai Hubungan Memburuk akibat Perang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Iran Massoud Pezeshkian dan Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al-Nahyan, sepakat untuk memperbaiki hubungan diplomatik kedua negara. Pertemuan konstruktif ini berlangsung di sela-sela KTT BRICS di New Delhi, India, dengan tujuan membuka lembaran baru dan membangun masa depan bersama.
Hubungan kedua negara sebelumnya memburuk akibat konflik di Timur Tengah. Ketegangan meningkat setelah serangan AS-Israel terhadap Iran pada Februari, yang memicu serangan balasan Teheran terhadap sekutu Amerika di kawasan, termasuk Uni Emirat Arab yang mengalami dampak signifikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 12 September 2026 pukul 18.26
Presiden Iran Bilang Timur Tengah Tak Butuh AS Jadi 'Polisi Kawasan'
kumparan · 13 September 2026 pukul 16.25
Putin Sambut Tawaran Xi Jinping dan Modi Bantu Damai dengan Ukraina
Detik.com · 13 September 2026 pukul 14.27
KTT BRICS, Xi Jinping Serukan Perdamaian di Timur Tengah
Liputan6.com · 13 September 2026 pukul 06.08
Momen Akrab Prabowo Bareng Modi, Putin, dan Xi Jinping Jelang Pembukaan KTT BRICS
Berita terkait
Iran Bahas Perkembangan Kawasan dengan Arab Saudi dan Pakistan
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 22.32
Menlu Iran: Kepatuhan AS pada MoU Islamabad Kunci Stabilitas Kawasan
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 20.32
Presiden Iran: Tekanan dan Ancaman AS Berisiko Gagalkan Diplomasi
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 19.04
AS akan Pulihkan Jumlah Staf Diplomatik di Kedutaan-kedutaan Besar di Timur Tengah
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 10.26