Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Purbaya Tambah Anggaran Bea Cukai untuk Intensifkan Penangkal Penyelundupan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan penambahan anggaran operasional Direktorat Jenderlal Bea dan Cukai (DJBC) sebesar lebih dari Rp1 miliar untuk tahun anggaran 2026. Pengumuman ini dilakukan di Aula Gedung B KPU Bea dan Cukai Soekarno-Hatta pada Kamis (13/8/2026). Tujuannya adalah untuk memperkuat kapabilitas pengawasan serta meningkatkan frekuensi penindakan terhadap penyelundupan dan kecurangan bisnis di wilayah perbatasan Indonesia. Purbaya menyatakan bahwa penambahan biaya operasional ini sudah direalisasikan dan dinilai cukup memadai untuk mendukung efektivitas pengawasan di lapangan.

Beberapa sumber menyatakan bahwa penambahan anggaran ini sejalan dengan keberhasilan DJBC Soekarno-Hatta yang bekerja sama dengan Aviation Security (Avsec) dan Kepolisian dalam menggagalkan dua upaya penyelundupan emas bernilai tinggi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Purbaya juga menekankan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat pengawasan di wilayah perbatasan guna mencegah aksi penyelundupan yang merugikan negara. Ia menambahkan bahwa kinerja DJBC telah menunjukkan perbaikan signifikan, terlihat dari peningkatan hasil penindakan, penerimaan negara yang membaik, dan penurunan peredaran rokok ilegal.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta Purbaya untuk mengusut kinerja DJBC terkait masih maraknya penyelundupan dalam Pidatonya di Sidang Tahunan MPR RI pada Jumat (14/8/2026). Prabowo menyampaikan kekecewaannya terhadap kinerja DJBC yang dinilai belum efektif. Namun, kini arah pembubaran DJBC yang pernah diancamkan sebelumnya tampaknya mulai melembrol. Purbaya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah memberikan penghargaan kepada DJBC atas perbaikan yang telah dilakukan, menandakan adanya perkembangan positif yang sudah diakui oleh pimpinan negara.

Menurut tiap media