Pemerintah Percepat PLTS 100 GW, Bahlil Pangkas Birokrasi Tender dan Targetkan Investasi Rp2.700 Triliun
Rangkuman gabungan dari 4 media · disusun dengan AI
Pemerintah menargetkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 100 GW dalam tiga tahun. Tahap pertama sebesar 5,5 GW telah berjalan, sementara tahap berikutnya direncanakan mencapai 25 hingga 30 GW. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berencana memangkas birokrasi proses tender agar perusahaan kompeten dan memiliki teknologi mumpuni dapat ditunjuk langsung guna mempercepat pembangunan. Program ini juga akan dimasukkan ke dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 sebagai landasan aturan yang jelas.
Investasi yang dibutuhkan untuk pengembangan energi baru terbarukan (EBT) diperkirakan mencapai Rp2.600 hingga Rp2.700 triliun. Target dalam RUPTL 2025-2034 adalah penyediaan 69,5 GW listrik, dengan 70% bersumber dari EBT dan pembangunan jaringan listrik sepanjang 48.000 km. Estimasi biaya untuk program PLTS 100 GW sendiri mencapai US$70 hingga US$73 miliar.
Menteri Bahlil juga mengklaim tarif listrik Indonesia lebih kompetitif dibandingkan negara ASEAN lainnya. Tarif industri Indonesia berada di kisaran US$0,058 hingga US$0,066 per kWh, bersaing ketat dengan Laos, Myanmar, dan Malaysia, serta jauh lebih murah dibanding Singapura yang berada di US$0,18 hingga US$0,22 per kWh. Untuk sektor komersial, tarif Indonesia berkisar US$0,065 hingga US$0,085 per kWh, sementara sektor rumah tangga non-subsidi berada pada US$0,085 hingga US$0,100 per kWh.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Pangkas Tender PLTS, Bahlil Mau Perusahaan Kompeten Bisa Langsung Ditunjuk
22 September 2026 pukul 16.04 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
70% Listrik RI Bakal dari EBT, Butuh Duit Sekitar Rp2.700 Triliun
22 September 2026 pukul 16.20 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Bahlil Klaim Listrik RI Lebih Kompetitif, Ini Perbandingannya di ASEAN
22 September 2026 pukul 17.00 · Baca aslinya ↗
kumparan
Demi Kejar PLTS 100 GW, Bahlil Bakal Pangkas Birokrasi Proses Tender
22 September 2026 pukul 17.36 · Baca aslinya ↗