10 Pemenang Ig Nobel 2026 dari Cara Buang Ingus Sampai Bau Bayi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penghargaan Ig Nobel 2026, yang menghargai penelitian unik namun bernilai ilmiah, digelar untuk pertama kalinya di Zurich, Swiss, setelah 35 tahun di Boston. Lokasi diganti karena banyak peneliti enggan bepergian ke AS. Sepuluh penelitian unik menerima penghargaan ini. Di antaranya, definisi ilmiah pertama tentang 'berciuman' oleh peneliti Inggris, studi tentang perilaku egois pada orang dengan status sosial tinggi oleh peneliti AS, dan penemuan susu kecoa yang tiga kali lebih kaya energi dibanding susu sapi. Peneliti Jepang juga menemukan cara ilmiah terbaik untuk membuang ingus dengan meniup hidung kuat. Peneliti Brasil mengidentifikasi faktor-faktor yang membuat ular marah dan menggigit. Para peneliti juga merancang kloset berbentuk cangkrelat yang mengurangi percikan air hingga 50 kali lipat. Peneliti AS dan India menemukan bahwa mulut nyamuk bisa menjadi kepala penyemprot 3D dengan akurasi tinggi. Peneliti Jerman dan Polandia meneliti perubahan persepsi bau badan anak seiring usia. Peneliti AS dan India juga meneliti preferensi orang terhadap sikap teman baik pada orang disukai vs tidak disukai. Penelitian paling unik melibatkan pengubaran 1.000 pasang celana dalam di 25 negara untuk mengukur kesehatan tanah.
Bagikan
Berita terkait
Ilmuwan Ungkap Fakta Hajar Aswad Jatuh dari Surga, Begini Asal-Usulnya
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 18.30
Mbah Mantan Ditangkap Polisi, tetapi Tidak Sendiri
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 13.02
Ilmuwan Lacak 7 Tahap Perjalanan Meteorit dari Antariksa hingga Jatuh ke Bumi
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 12.30
Komisi II DPR Ungkap Alasan Penerbitan SHM Sebelum Bedah Rumah Dilakukan
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 01.00