5 Tips Jaga Keamanan Akun, Jangan Tertipu Customer Service Palsu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penipuan digital dengan modus customer service (CS) palsu kian marak terjadi pada pengguna layanan berbasis aplikasi. Pelaku biasanya berpura-pura menjadi petugas resmi untuk memperoleh data pribadi sensitif yang digunakan untuk mengambil alih akun serta melakukan transaksi tanpa izin pemiliknya.
Tim Legal Orderkuota, Aprillya, menegaskan bahwa pihak CS resmi tidak pernah meminta data rahasia pengguna dalam situasi apa pun. Masyarakat diimbau untuk selalu menjaga kerahasiaan data pribadi yang krusial, seperti PIN transaksi, kode OTP, password, kode verifikasi, dan akses login. Data tersebut tidak boleh diserahkan kepada pihak mana pun, termasuk orang yang mengaku sebagai perwakilan resmi perusahaan.
Selain menjaga kerahasiaan data, pengguna perlu mewaspadai penyebaran nomor layanan pelanggan palsu yang marak beredar di mesin pencari, media sosial, maupun grup percakapan. Memastikan keabsahan kontak resmi dan tidak tergiur mengontak nomor tak dikenal menjadi langkah penting untuk mencegah pengambilalihan akun oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Bagikan
Berita terkait
Tips Aman Pakai QRIS agar Terhindar dari Penipuan
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 08.05
Penipuan Kuras Rp9,1 T Saldo Warga RI, Setiap Hari 1.000 Orang Melapor
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 19.30
Putri Bill Gates Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara?
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 05.46
BSSN sebut tren AI ubah lanskap serangan siber AI di sektor keuangan
ANTARA News · 13 Agustus 2026 pukul 19.46