Ahli Ungkap Alasan Kebakaran Hutan Makin Sulit Dipadamkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia dan dunia menjadi semakin sulit dipadamkan akibat perubahan iklim. Penelitian di Nature Communications menunjukkan perubahan iklim meningkatkan risiko kebakaran ekstrem global 88-152% dibandingkan era pra-industri. Kebakaran ekstrem ditandai dengan suhu tinggi, kelembapan rendah, dan kekeringan, menghasilkan emisi karbon 4-5 kali lipat. Aktivitas manusia seperti deforestasi di wilayah tropis memperparah kondisi. Penelitian menekankan perlunya strategi proaktif pengelolaan kebakaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 09.27
Waketum Hanura Rio Capella Dorong Presiden Prabowo Tindak Tegas Pelaku Karhutla
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 08.45
Terbongkar! Begini Modus Perusahaan Besar Bakar Lahan
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 14.10
Prabowo Ancam Cabut Izin Korporasi yang Terlibat Kabakaran Hutan
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 13.19
Hutan Terbakar, Masa Depan Indonesia Ikut Terbakar
Berita terkait
Tak Ada Menhut Raja Juli saat Prabowo Cek Karhutla Kalimantan-Sumatera
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 12.52
Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla, Korek Api hingga Jeriken BBM Disita
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 09.32
3 Juta Orang Terpapar Asap Kebakaran Hutan, Ini Risiko bagi Kesehatan
Liputan6.com · 23 Agustus 2026 pukul 19.58
Ilmuwan Ungkap Mengapa Kebakaran Hutan Makin Sulit Dikendalikan
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 22.05