Hutan Terbakar, Masa Depan Indonesia Ikut Terbakar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Indonesia bukan sekadar soal api yang dapat dipadamkan dalam hitungan hari. Para pakar menegaskan bahwa hutan yang rusak akibat kebakaran membutuhkan waktu puluhan hingga 100 tahun untuk pulih sepenuhnya. Dampaknya meluas di atas apa yang terlihat, meliputi hilangnya habitat satwa, kehilangan keanekaragaman hayati, penurunan kesuburan tanah, dan gangguan fungsi hutan dalam menyimpan air serta melindungi daerah aliran sungai. Akhirnya, kemampuan ekosistem untuk menyerap karbon juga terganggu, berkontribusi pada perubahan iklim. Masyarakat juga merasakan dampaknya, dari kualitas udara yang buruk hingga ancaman bagi kegiatan pertanian dan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, pandangan terhadap Karhutla perlu berubah dari sekadar peristiwa api menjadi isu jangka panjang tentang kehilangan ekosistem yang vital bagi kelangsungan hidup di Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 14.10
Prabowo Ancam Cabut Izin Korporasi yang Terlibat Kabakaran Hutan
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 12.52
Tak Ada Menhut Raja Juli saat Prabowo Cek Karhutla Kalimantan-Sumatera
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 09.32
Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla, Korek Api hingga Jeriken BBM Disita
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 18.47
Prabowo Yakin Karhutla Teratasi: Berapa Tahun Lalu Lebih Parah Kita Mampu Atasi
Berita terkait
Peningkatan Karhutla, Dampak Iklim atau Ulah Manusia?
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 14.44
Anggota DPR Desak Kemenhut Usut Dugaan Karhutla untuk Buka Lahan
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 13.29
'Teriak' ke Pemerintah, Anggota DPR sebut Kalimantan Kini Sudah Seperti Setengah Neraka
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 13.22
Karhutla 2026 Capai 202 Ribu Hektare, Menhut Soroti El Nino Datang Lebih Cepat
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 23.57