Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

AI Tak Akan Gantikan Developer, Skill Gap yang Lebih Berbahaya

Kekhawatiran AI menggantikan programmer semakin umum, namun menurut Codex Ambassador Indonesia Naufaldi Rafif, ancaman utama adalah kesenjangan kemampuan antara developer yang sudah memanfaatkan AI dan yang belum. Ia menekankan developer perlu belajar berkolaborasi dengan AI agar tidak tertinggal. AI coding agent sebaiknya diposisikan sebagai asisten kerja, bukan pengganti, dengan developer tetap sebagai pengarah dan pengambil keputusan. AI memiliki keterbatasan seperti potensi menghasilkan informasi keliru (hallucination), sehingga hasilnya harus divalidasi dan diuji sebelum digunakan. Di era AI, kemampuan teknis menulis kode bukan satu-satunya faktor pembeda; developer juga perlu memiliki judgment, kemampuan debugging, dan keterampilan meninjau hasil AI. Memberikan instruksi atau prompt yang tepat juga semakin penting. Naufaldi menegaskan developer yang kuat adalah yang mampu mengarahkan, memvalidasi, dan memperbaiki hasil AI, bukan sekadar menerima jawaban tanpa berpikir.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait