Amerika Punya Musuh Baru, Trump Tidak Kasih Ampun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Hubungan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa menjadi tegang akibat tindakan anti-monopoli yang diterapkan Uni Eropa terhadap perusahaan teknologi AS, seperti Google. Uni Eropa telah menjatuhkan denda kepada Google sebesar 890 juta euro atau sekitar Rp18 triliun atas pelanggaran aturan Digital Market Act dan Digital Services Act. Presiden AS Donald Trump mengecam denda tersebut sebagai keputusan ilegal dan mengumumkan akan melakukan penyelidikan berdasarkan Pasal 301 Undang-Undang Perdagangan Tahun 1974. Trump memperingatkan bahwa Uni Eropa akan membayar harga mahal atas tindakan yang dianggapnya merampok perusahaan AS.
Komisi Eropa menemukan dua pelanggaran utama oleh Google, termasuk mencegah pengembang aplikasi berkomunikasi bebas dan mempromosikan penawaran melalui saluran pilihan mereka, seperti toko aplikasi pihak ketiga. Kasus ini memperlihatkan ketegangan dalam hubungan transatlantik, terutama dalam sektor teknologi dan perdagangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Berita terkait
Ekonom UGM: Vendor Infrastruktur 5G Harus Bebas Tekanan Asing
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 22.07
Merdeka in the Age of Machines
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 07.35
Bamsoet Puji Capaian Pemerintahan Prabowo dari Swasembada Pangan-Reformasi Besar BUMN
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 09.22
Amien Rais ke Prabowo: Rakyat Miskin Memang Masih Bisa Ketawa, Tapi Ketawa Kecut Tidak Sanggup
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 04.40