Ancaman Baru AI, Bisa Kuasai Negara dan Manusia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Profesor Harvard Jill Lepore memperingatkan tentang 'negara buatan' yang sedang dibangun, menggantikan negara tradisional dengan tatanan yang dijalankan mesin-mesin milik korporasi. Dalam buku 'The Rise and Fall of the Artificial State', ia menjelaskan bagaimana infrastruktur komunikasi digital semakin dikuasai korporasi, mengontrol proses demokrasi mulai dari berita hingga pemilu. AI mempercepat fenomena ini dengan membantu menulis pesan politik dan mengambil keputusan, sementara pro-AI di Silicon Valley menyatakan regulasi menghambat inovasi dan teknologi memajukan demokrasi. Lepore menolak kedua retorika tersebut, menyatakan masyarakat tidak ingin AI dan pusat data, yang menjadi inti krisisnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 17.05
Bill Gates Takut AI Disalahgunakan untuk Serangan Biologis
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 15.38
Gempuran AI, Bill Gates Usul Siapkan Pekerjaan Khusus Manusia
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 15.03
Komdigi dan OJK Mau Uji AI di Sektor Keuangan, Ada 'Sandbox' Lintas Industri
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 14.02
Bill Gates: Bos Teknologi Tahu Bahaya AI, tapi Sebagian Pilih Bungkam demi Uang
Berita terkait
Indonesia di Persimpangan Tata Kelola AI Shanghai dan Silicon Valley
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 14.39
Dulu Dipuja Sekarang Dibenci, Ini Tokoh yang Paling Tak Dipercaya
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 07.45
Ribuan Pegawai Google-Microsoft Surati DPR, Ingatkan Bahaya Besar
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 16.20
Warga China Putus Massal, Sedih Dilarang Pacaran dengan AI
CNBC Indonesia · 27 Juli 2026 pukul 06.50