Apa Itu Super El Nino yang Diprediksi Bakal 'Panggang' Bumi?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Fenomena El Nino tahun 2026 diprediksi bakal menjadi salah satu yang terkuat dalam sejarah, atau yang disebut Super El Nino. Super El Nino terjadi ketika suhu permukaan laut di Samudra Pasifik meningkat lebih dari 2°C di atas rata-rata. El Nino kali ini diperkirakan lebih parah dari peristiwa 2023 karena intensitasnya sudah mencapai 1,74°C, melebihi maksimum El Nino 2023 yang hanya 1,6°C, dan kondisi ini masih bisa meningkat.
Dampak Super El Nino diprediksi jauh lebih serius karena terjadi di tengah kondisi Bumi yang sudah lebih panas akibat pemanasan global. Kelembapan tanah dan tanaman bakal terkuras lebih cepat, mempercepat kekeringan di lahan pertanian. Di wilayah yang menerima curah hujan tinggi, hujan intensitas besar justru tidak menguntungkan karena air lebih banyak mengalir di permukaan atau menguap sebelum meresap ke tanah, sehingga daya simpan air daratan menurun.
El Nino juga berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan, penurunan kualitas udara, serta gangguan kesehatan seperti ISPA dan penyakit akibat paparan suhu panas. Di sektor pangan, BMKG memperingatkan potensi gangguan pertumbuhan tanaman, penurunan produktivitas, dan risiko puso. Para ahli menyarankan kesiapsiagaan dini melalui penyesuaian pola tanam dan pengelolaan irigasi yang lebih efisien.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 22.44
Rumah Ambruk saat Hujan Lebat di Pakistan, 11 Orang Sekeluarga Tewas
Berita terkait
China Digempur Cuaca Ekstrem, Xi Jinping Soroti Mitigasi Bencana
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 05.00
Ilmuwan Kaget Lihat Ganasnya El Nino 2026
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 16.46
Hampir 100 Orang Tewas Tewas dalam Banjir Terburuk di India
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 12.43
Hampir 100 Orang Tewas dalam Banjir Terburuk di India
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 12.43