Tempuh 5.108 Km dari dari Medan-Sidrap, Inovasi Pertanian Ini Sabet Muri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perubahan iklim dan fenomena El Nino yang ekstrem menimbulkan tantangan serius bagi sektor pertanian, meningkatkan risiko kekeringan dan menekan produktivitas tanaman. Untuk mengatasi ini, Syngenta Indonesia mengembangkan biostimulan CUPRINOMAT® yang mengkombinasikan asam amino, asam humat, asam fulvat, dan nutrisi mikro untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman dan ketahanan stres lingkungan. Dalam upaya mendekatkan inovasi ke petani, perusahaan menyelenggarakan Mobil Aktivasi CUPRINOMAT® yang menempuh 5.108 km dari Medan hingga Sidrap, melintasi lebih dari sembilan kota, dan meraih penghargaan MURI sebagai jalur darat terjauh dalam sosialisasi produk biostimulan. Perjalanan ini tidak hanya memperkenalkan teknologi, tetapi juga membuka dialog dengan petani untuk memahami kebutuhan lapangan dan memperkuat pengetahuan dalam menghadapi tantangan iklim.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 17.30
El Nino Membuat Kalender Tani Mundur, Ketahanan Pangan Perlu Diantisipasi
Berita terkait
Hadapi Perubahan Iklim, Syngenta Indonesia Pacu Inovasi Tani
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 21.02
Fenomena El Nino dan Ketahanan Pangan Nasional
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 13.16
El Nino dan Air Laut Tak Halangi Panen Padi 166 Ton di Batang
Detik.com · 19 September 2026 pukul 09.15
Ilmuwan Kaget Lihat Ganasnya El Nino 2026
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 16.46