Jakarta · Selasa, 6 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

AS dan Tiongkok Perkuat Kolaborasi RISC-V di Tengah Rivalitas Teknologi Cip Canggih

Amerika Serikat dan Tiongkok memperkuat kolaborasi dalam pengembangan arsitektur cip terbuka RISC-V, meskipun persaingan teknologi keduanya memanas. MIPS, perusahaan IP cip asal AS yang diakuisisi GlobalFoundries, bekerja sama erat dengan Tiongkok untuk mendorong standardisasi RISC-V melalui RISC-V International, organisasi nirlaba yang mengelola standar terbuka ini. Kolaborasi ini melibatkan perusahaan dari AS, Eropa, dan Tiongkok serta akademisi untuk mengembangkan standar teknologi dari AI hingga server pusat data.

RISC-V, singkatan dari fifth-generation reduced instruction set computer, adalah arsitektur set instruksi terbuka yang memungkinkan pengembang merancang CPU tanpa terikat pada arsitektur proprietari seperti x86 Intel atau Arm. Di Tiongkok, minat terhadap RISC-V terus meningkat karena kemampuan kustomisasi dan efisiensi biaya. Dalam setahun terakhir, penggunaan RISC-V telah berkembang dari sektor otomotif dan IoT ke komputasi generasi berikutnya, pusat data, dan physical AI seperti robot humanoid dan kendaraan otonom.

MIPS menyatakan bahwa 13 dari 15 pemasok cip infrastruktur AI dan pusat data terbesar di dunia menjadi pelanggannya. Eswin Computing Technology, perusahaan berbasis Beijing, dijadwalkan menjadi perusahaan RISC-V murni pertama yang melantai di Bursa Hong Kong pada 9 Oktober, menandakan kepercayaan pasar yang meningkat. Laju pengiriman RISC-V global telah melampaui x86 dan Arm, didorong oleh faktor keterbukaan, efisiensi energi, dan biaya kompetitif.

Berita terkait