Tiongkok Kecam Narasi Ancaman AI, Persaingan dengan AS Makin Panas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tiongkok mengecam narasi yang menekankan ancaman dan konfrontasi terkait kecerdasan buatan (AI), menurut Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Guo Jiakun. Ia menyatakan bahwa narasi semacam itu hanya akan mengganggu proses tata kelola AI global dan tidak menguntungkan siapa pun. Beijing mendesak semua pihak untuk tidak terlibat dalam persaingan yang berniat buruk dan bekerja sama memajukan AI secara terbuka, inklusif, dan bermanfaat bagi semua.
Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran dunia internasional akan risiko pengembangan AI, sekaligus persaingan teknologi antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok. CEO Anthropic Dario Amodei baru-baru ini menyerukan perlunya memperlambat pengembangan AI, namun ia juga memastikan bahwa perlambatan tersebut tidak memberi keuntungan lebih kepada Tiongkok dalam perlombaan AI.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menegaskan prioritas pemerintahannya untuk memastikan AS lebih dulu mengembangkan AI dibandingkan Tiongkok. Perbedaan pandangan ini memperlihatkan kesulitan mencapai kesepakatan antara kedua kekuatan untuk mengatur pengembangan AI secara global. Para ahli menilai kerja sama untuk memperlambat pengembangan AI demi keamanan nasional sangatlah sulit dicapai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 09.30
China Respons Seruan Perlambat AI, Sebut Cuma Gertak Sambal
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 21.52
China Pastikan Perkembangan AI Semakin Lepas Kendali dan Membahayakan
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 12.55
China Blak-Blakan Ungkap Taktik Perang Dingin Amerika
Berita terkait
Purbaya Pamer Kinerja: Gagalkan Penyelundupan Emas-Underinvoicing
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 11.45
Meta Hapus Jaringan Akun Iran yang Gunakan AI untuk Intervensi Politik AS
Media Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 21.07
Curhat Mahasiswi Tiongkok usai Pacar Virtualnya Dimatikan karena Kekhawatiran Dampak AI
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 09.13
AS Siap Jatuhkan Sanksi untuk Tiongkok jika Berbisnis dengan Iran
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 13.50