AS Siap Jatuhkan Sanksi untuk Tiongkok jika Berbisnis dengan Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Amerika Serikat (AS) meluncurkan kampanye tekanan ekonomi baru bernama "Operation Economic Outcast" untuk memutus jalur pendapatan vital Iran. Operasi ini menargetkan lima sektor strategis ekonomi Iran dan memberikan peringatan keras kepada Tiongkok dan negara lain akan risiko sanksi sekunder jika tetap berbisnis dengan Teheran. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan bahwa AS akan menjatuhkan sanksi langsung terhadap sekitar 60 entitas, individu, dan kapal yang terlibat dalam aktivitas ekonomi dengan Iran. Sanksi ini termasuk pengucapan kapal dari sistem kliring dolar AS dan pembekuan aset entitas yang diduga terlibat pencucian uang.
AS memberikan batas waktu bagi negara-negara untuk menghentikan aktivitas bisnis dengan Iran. Jika tenggat tidak dipenuhi, Washington mengancam akan mengambil tindakan sepihak. Tiongkok, sebagai mitra dagang utama Iran, menjadi sasaran khusus dalam langkah ini. Langkah agresif ini muncul di tengah upaya Presiden Donald Trump untuk mencapai kesepakatan baru guna mengakhiri konflik dengan Iran yang telah berlangsung enam bulan. Peringatan ini disampaikan sebelum rencana kunjungan kenegaraan Presiden Tiongkok Xi Jinping ke AS, yang diprediksi akan menambah ketegangan dalam pertemuan kedua pemimpin.
Ketegangan AS-Iran meningkat pasca serangan tanker di lepas pantai Arab Saudi dan ancaman Iran untuk menghentikan ekspor minyak global di Selat Hormuz. Iran menegaskan tidak akan menyerah dan mendesak AS memenuhi kewajiban dalam nota kesepahaman penyelesaian konflik. Sementara itu, penarikan kapal perang USS George Washington dari Asia ke Timur Tengah memicu kekhawatiran sekutu AS di Pasifik terkait celah keamanan dan meningkatnya aktivitas militer Tiongkok.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 18.55
AS Memulai Operasi Economic D-Day untuk Mengisolasi Iran Secara Ekonomi
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 13.45
Perang Tekan Ekonomi Iran, Inflasi Diproyeksi Meningkat Hampir 70% Akhir Tahun
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 13.05
AS Ancam Bakal Sanksi China jika Berbisnis dengan Iran
Liputan6.com · 25 Agustus 2026 pukul 08.32
Harga Minyak Anjlok Setelah AS Ancam Menerapkan Sanksi Global ke Iran
Berita terkait
AS Meluncurkan "D-Day Ekonomi" Terbesar dalam Sejarah untuk Menghancurkan Iran
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 05.55
Mencekik Iran, AS Tercekik
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 05.00
Harga Minyak Anjlok Setelah AS Menerapkan Sanksi Global ke Iran
Liputan6.com · 25 Agustus 2026 pukul 08.05
AS Resmi Hapus Suriah dari Daftar Negara Sponsor Terorisme, Sanksi Ekonomi Ditangguhkan
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 02.18