Trump Soroti Kematian Misterius Pekerja Lab di Siberia: Itu Penyakit Ganas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan dukungan AS untuk membantu Rusia setelah seorang pekerja laboratorium di Siberia dilaporkan meninggal. Pekerja tersebut, Darya Shipilova berusia 28 tahun, bekerja di Irkutsk Anti-Plague Research Institute. Trump menyebut kasus ini sebagai 'penyakit ganas' dan menegaskan AS siap membantu siapa pun yang menghadapi masalah serupa. Namun, otoritas Rusia belum mengonfirmasi kematian akibat pes, melainkan menduga pneumonia dengan penyebab belum diketahui. Langkah pencegahan telah dikenakan, termasuk pengawasan medis terhadap kontak erat dan karantina bagian fasilitas kesehatan. Rospotrebnadzor juga menyatakan tidak ada bukti kecelakaan penanganan patogen di institut tersebut. CDC dan Departemen Luar Negeri AS sedang memantau perkembangan kasus ini. Pes disebabkan oleh bakteri Yersinia pestis dan dapat menular melalui droplet pernapasan jika berupa pes pneumonik. Walau kasus pada manusia di Rusia jarang, penyakit ini masih ditemukan pada mamalia kecil di Siberia. Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi kematian tersebut disebabkan pes.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 22.07
Teka-teki Wabah Lepas di Lab Siberia Bikin Ratusan Orang Dikarantina
SINDOnews · 5 Oktober 2026 pukul 18.30
Pekerja Laboratorium Rusia Tewas Akibat Dugaan Wabah Pes di Siberia, AS Waspada!
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 15.16
Geger Dugaan Wabah Pes di Siberia: Laboratorium Ditutup, Ratusan Orang Dikarantina, Pejabat Rusia Diduga Tutupi Fakta
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 10.45
Wabah Misterius Lepas dari Lab di Rusia, 1 Orang Tewas dan Ratusan Dikarantina
Berita terkait
Lawan Tekanan AS, Rusia dan China Bersatu Bela Hak Iran Miliki Program Nuklir
SINDOnews · 4 Oktober 2026 pukul 11.42
Impor Minyak Mentah dari AS Tunggu Ratifikasi Dokumen Tarif Resiprokal
kumparan · 30 September 2026 pukul 16.19
Zelensky Klaim AS Izinkan Ukraina Produksi Rudal Patriot untuk Melawan Rusia, Trump Bungkam
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 07.08
Trump Sebut AS dan Kuba Bakal Buat Kesepakatan Tanpa Operasi Militer
Detik.com · 26 September 2026 pukul 23.27