Jakarta · Senin, 21 September 2026Cari
WargaKonoha

Badan Intelijen dan OJK Beri Tips Cegah HP Dibajak-Rekening Dikuras

Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia memberikan himbauan kepada masyarakat agar lebih waspada dalam menggunakan ponsel pintar untuk mencegah penyalahgunaan rekening bank. NSA menekankan pentingnya menghindari penggunaan WiFi publik, mematikan Bluetooth saat tidak digunakan, serta memperbarui sistem operasi dan aplikasi secara rutin untuk menutup celah keamanan. OJK juga mengingatkan agar pengguna tidak pernah memberikan PIN, kata sandi, atau kode OTP kepada siapa pun, termasuk orang yang mengaku sebagai petugas bank.

Panduan keamanan yang disampaikan mencakup penggunaan PIN enam digit yang kuat, menghindari tanggal lahir atau pola mudah ditebak, serta mengaktifkan fitur hapus data otomatis setelah beberapa kali percobaan salah. Pengguna juga disarankan untuk tidak mengisi daya ponsel di colokan umum, hanya memasang aplikasi dari toko resmi, dan menghindari membuka lampiran dari pengirim tidak dikenal. Selain itu, dianjurkan untuk tidak memodifikasi sistem ponsel melalui root atau jailbreak yang dapat mematikan perlindungan bawaan pabrik.

Untuk transaksi perbankan yang aman, OJK menyarankan agar pengguna selalu memverifikasi nama penerima dan jumlah uang sebelum melakukan transfer, tidak pernah menyimpan kode sensitif di dalam ponsel, dan segera keluar dari sesi aplikasi perbankan setelah selesai. Jika terjadi kehilangan ponsel atau kartu SIM, pengguna harus segera melaporkan ke bank agar nomor tersebut dapat diblokir untuk mencegah penyalahgunaan lebih lanjut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait