Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Tips Agar HP Tak Dibajak Rekening Dikuras dari Badan Intelijen dan OJK

Kejahatan siber yang menyerang ponsel dan rekening tabungan masyarakat Indonesia kini makin canggih, tidak hanya lewat pesan berantai tetapi juga melalui jaringan WiFi gratis di mal, kafe, stasiun, hingga bandara. Korban kehilangan uang jutaan hingga puluhan juta rupiah bukan karena kurang waspada, melainkan karena tidak mengetahui celah-celah sepele yang menjadi pintu masuk penjahat siber. Di Indonesia, hampir seluruh urusan hidup seperti belanja, bayar tagihan, hingga kirim uang dilakukan lewat HP, sehingga menjaga keamanan HP sama artinya menjaga keamanan harta benda keluarga.

Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA) merilis panduan Mobile Device Best Practices yang berisi langkah-langkah sederhana dan terbukti ampuh menutup celah yang dimanfaatkan penjahat siber. Panduan ini bisa diterapkan di Android maupun iPhone tanpa perlu aplikasi tambahan. Langkah-langkah seperti mematikan Bluetooth ketika tidak digunakan, tidak mengisi daya di colokan umum, dan tidak pernah merasa aman hanya karena HP dilindungi password adalah bagian penting pencegahan.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga merangkum panduan khusus agar masyarakat tidak hanya melindungi perangkatnya tetapi juga memahami cara bertransaksi dengan aman. Gabungan panduan NSA dan OJK menjadi bekal lengkap untuk melindungi dari hampir seluruh jenis serangan siber. Masyarakat juga disarankan menghubungi nomor pengaduan jika mendeteksi aktivitas mencurigakan di rekening atau aplikasi mobile banking.

Berita terkait