Bangun Coretax hingga Pusat Data AI, LG CNS Sabet Penghargaan dari DJP Kemenkeu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9352633/original/076421900_1789819007-LG_CNS.jpeg)
Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) menghargai LG CNS atas kontribusinya dalam mengembangkan dan mendukung sistem Coretax, sistem administrasi perpajakan generasi baru. LG CNS membangun Coretax melalui konsorsium dengan Qualysoft GmbH, dengan pengerjaan selesai pada Desember 2024 dan pemeliharaan hingga Maret 2026. Setelah DJP mengambil alih operasional penuh pada April 2026, LG CNS tetap mengelola infrastruktur inti sistem termasuk basis data. Coretax mengintegrasikan seluruh layanan perpajakan—dari pendaftaran, pelaporan, pembayaran, restitusi, pemeriksaan, hingga penagihan—ke dalam satu platform terpadu untuk mendukung transformasi digital sektor publik.
Sistem Coretax bertujuan menyederhanakan birokrasi, meningkatkan kenyamanan layanan publik, dan membangun tata kelola perpajakan berbasis data. Dampaknya terlihat pada peningkatan penerimaan pajak nasional, yang pada Semester I-2026 mencapai Rp 1.035,7 triliun, naik 24,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan realisasi pajak seperti PPh Badan, PPH Orang Pribadi, dan PPN, serta peran Coretax dalam penguatan administrasi perpajakan.
LG CNS juga sedang membangun pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI data center) di Jakarta dengan investasi senilai KRW 100 miliar (sekitar Rp 1,3 triliun). Dengan pengalaman lebih dari dua dekade dalam digitalisasi pemerintahan di Indonesia, termasuk kerja sama dengan Polri dan Kementerian Keuangan, LG CNS menegaskan komitmennya sebagai mitra utama transformasi digital di sektor pemerintahan dan industri nasional.
Bagikan
Berita terkait
Bos DJP: Pajak Marketplace Mulai 1 November, Sesuai Kesiapan Platform
CNN Indonesia · 19 September 2026 pukul 10.00
Suahasil Nazara Klaim Sistem Coretax Pajak Semakin Baik
Liputan6.com · 19 September 2026 pukul 09.59
Bos Pajak Ungkap 1.460 Perusahaan Sudah Daftar Jadi WP GloBE
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 18.15
Setoran Pajak Naik 24%, Tembus Rp1.410 Triliun per Agustus
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 10.22