Banyak Warga RI Pakai Pinjol untuk Modal Usaha dan Biaya Sekolah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Banyak warga Indonesia menggunakan pinjaman online (pinjol) untuk kebutuhan penting seperti modal usaha dan biaya pendidikan. Perusahaan fintech Julo telah menyalurkan pinjaman lebih dari Rp 28 triliun kepada 3,3 juta pengguna di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, Rp 6,3 triliun digunakan untuk modal usaha dan Rp 1,89 triliun untuk pendidikan. Pinjaman lainnya dipakai untuk kesehatan, renovasi rumah, dan kebutuhan rumah tangga.
Per Maret 2026, outstanding pinjaman online nasional mencapai Rp 101,3 triliun, naik 26,25% dibanding tahun sebelumnya. Julo, yang berizin dan diawasi OJK, menerapkan risk-based pricing dengan biaya mulai 0,1% per hari. Namun, literasi keuangan masyarakat terhadap fintech masih rendah. Survei OJK dan BPS 2025 menunjukkan indeks literasi fintech lending hanya 24,9%, jauh di bawah literasi keuangan nasional (66,46%) dan perbankan (65,50%).
Artikel juga mengingatkan pentingnya mengenali ciri-ciri fintech ilegal untuk menghindari kerugian.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 14.18
Bank Woori Saudara Gelar Literasi Keuangan di SDN 4 Pataruman Garut
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 11.39
Dari Menabung hingga Berdonasi, Cha-Ching Ajarkan Anak Bijak Mengelola Uang
Berita terkait
MNC Sekuritas dan MNC University Dorong Gen Z Bangun Kesadaran Finansial Sejak Dini
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 17.33
Transformasi Sistem Pembayaran SPP, Finpay Perkuat Ekosistem Keuangan Lembaga Pendidikan
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 17.16
HUT ke-81 RI, Fatma Saifullah Beri Motivasi Siswa Sekolah Rakyat Lampung
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 08.09
Prabowo Mau Bahasa Asing Diajarkan Sejak SD, Ini Catatan PGRI
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 07.48